Tampilkan postingan dengan label TV LG/GOLDSTAR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TV LG/GOLDSTAR. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Juli 2013

polytron TZ30V75 tampilan gelap

2hari yg lalu saya dapat tlp dari mas aris di panjang kata beliau tv mas gatot tetangganya rusak,,langsung aq menuju lokasi di temaini mas aris tv kubongkar polytron TZ30V75 menggunakan ic HBT-00-01G fbtFUH29VH02 IC ver stv9325 ,,kata yg empunya sudah di servis sama bengkel lain tp gak ada hasilnya ,,keluhanya ialah stanbay,di sela2 aq membongkar kesing tv, mbak ning (pemilik tv) alat yg di ganti ini mas sambil memberikan 2 tr hor dan 2 tr OW D313 ,waduh gumamku dalam hati ni masalah kayaknya gk enteng kalu dah 2 hari di garap bengkel gk selesai,mana TR hor lagi yg di makan pikirku lagi,setelah tv kubuka kunyalakan tv ternyata fbt mau kerja,tapi kok aneh tegangan 200vol hanya terukur 70vol,G2 terukur 90vol biasanya untuk G2 selalu di atas 250vol heater juga cuma terukur 1,5vol,jelas layar gak terbuka,tapi pada teg +12vol -12vol terukur normal
penyakit seperti ini sering saya jumpai pada tv cina diakibatkan karena capasitor di blog horizontal nilainya sudah berubah,,gk tunggu lama capasitor blog hor saya tes 1/1 hasilnya masih bagus,,hem opo meneh iki yo?fbt coba tak avo pada teg 200vol posisi di lepas terhubung dengan grnd selama servis polytron seharusnya teg 180/200vol koneknya seharusnya dengan B+ atau colektor karena aq berpikiran fbt rusak akhirnya mesin tak bawa pulang,,sesampainya di rumah tak pasang pake fbt seri FFA97018L tanpa modif langsung pasang karena pin2nya sama persis tentunya sebelum kupasang avoku memeriksa pin 200vol pada jenis ini terhubung dengan B+,,
mudah2han cuma ini masalahnya gumamku lagi dalam hati lalu kunyalakan mesin menggunakan crt lain kembali lagi cek tegangan pada output fbt teg 200vol sudah ada heater terukur 3vol karena takut terjadi sesuatu sama CRT heater aq ambilkan tegangan sendiri menggunakan adaptor 6vol dan di saat mesin kunyalakan lagi ternyata ada garis vertikal ini jelas menandakan blog horizontal gk beres,,perburuan kembali berlanjut dan biang kerok pun akhirnya ketemu C801 390n C ini berhubungan langsung dengan C dumper dan lilitan yg menuju yoke C ini terukur hanya 15n padahal sebelumnya sudah kuperiksa dalam keadaan baik2 saja,karena biang kerok sudah ketemu
fbt coba tak kembalikan aslinya walaupun kebanyakan tv polytron jika 180vol konek dengan grn berarti rusak
setelah fbt aslinya terpasang tvpun layak tonton
ternyata lain jenisnya yg model FUH29VH02 200volnya ternyata lilitanya sekunder
adapun optionnya seagai berikut
OPTION0= 0100 0101
OPTION1= 1001 1000
OPTION2= 0001 1001
OPTION3= 0000 1100
OPTION4= 1011 0000
LANG = 0000 0000
berhubung tv ini menggunakan HBT dan radionya belum di aktifkan sama pabrik coba tak aktifkan dengan merubah option 3 menjadi 00001101
bukan main senengnya yg punya tv,tentunya aq lebih senang karena bayaran lagi,,,,,,,,,, sekian dulu ya kawan

TV goldstar banyak masalah

dari tadi malam 1 Tv goldstar baru bisa selesai,,sebenarnya masalah klasik yaitu gk mau nyimpen siaran setelah penggantian TRAFO IF dan AFT TV sudah bisa menyimpan siaran tp begitu selesai audio bisu penelusuran di lanjutkan dengan berburu CF 5,5 2 pin ganti dengan barang cabutan TV mau keuar suaranya,
tp beleum selesai juga masalah clasiknya pertama TV di nyalakan posisi CH langsung 59 memori di flas dengan kosongan tv mau nyala dimana posisi waktu di matikan berarti memorynya sudah bisa mengingat kembali hehehehehe,
eittt masalah ternyata belum selesai jika di amat2ti gambar tidak langsung nonggol ada 1 menit baru gambar muncul di sertai garis2 buku setengah dari layar tv tepatnya garis2 horizontal,
waw banyak juga ni bonusnya TV jadul ,
pergantian elco tidak membuahkan hasil cek R gk ada yg melar,,
apa iya ic vertikal dlm hati bertanya2 ??????
setelah ic vertikal di ganti alhamdulilah gambar sudah normal pertama nyala tidak lagi lambat/jika skren di besarkan kelihatan blanking,dan garis2 pun hilang ,,kita coba beberapa saat ternyata TV stby sendiri biasalah masih klasik juga elco teg trafo driver dan elco B+ sudah tidak layak pakai ,
alhamdulilah walau lelah tp akhirnya senang juga karena TV nya jadi

Jumat, 27 November 2009 TV goldstar Suara hilang &di search gak mau nyimpan

siang ini aq dapet tv goldstar tipe CA-14A62 dengan kerusakan suara hilang dan tidak mau menyimpan progam manual ataupun otomatis..Tv ini sebelum saya kerjakan ada tambahan potensio volume critanya modivikasi dari pada tvnya bisu tv ini mempergunakan ic osilator TA8690AN..
dan dengan pengalaman tv pada umumnya bila hal ini terjadi langkang pertama travo IF dan AFT yg jadi biang keroknya..tapi ternyata setelah putar sana dan sini..gak ada perubahan..dan CF 5,5 sudah tak ganti semua..tapi masih juga belum ada perubahan..ternyata biang kerok dari tv ini pada TR C3198 didekat eprom Q06..
Oke selamat buat konco2

TV GOLDSTAR protex

pagi tadi dapat panggilan di jaka utama dirumahnya mas ujuk untuk memperbaiki tv goldstar CF-20A60..setibanya di kediaman mas ujuk TVpun saya nyalakan tapi sayang hanya lampu indikator saja yang main mata kedip2.setelah terbuka langsung kucari penyebab kerusakan tanpa ukur tegangan lagi langsung ku ganti elco C814,627=220uf/160vol C815,408,820=10uf/100vol C407 4,7/160vol dan masih banyak lagi elco yang sudah tidak layak pakai
TV ini menggunakan IC progam GS8334-09B osc TA8690AN IC vertikal TA8445K fbt154-177B setelah pergantian pemain dan tak lupa solder ulang pada titik2 rawan TVpun kunyalakan bismilah....... waduh kok tetap gk ngaruh ya padahal jelas2 elco sudah pada bocor teg pada B+ 110vol turun sampai 35vol itupun naik turun sa'at fbt dilepaspun teg tetap sama,,heeem apa lagi niya???SE110 kuganti dengan baru tetap gk ngaruh setelah 2jm akhirnya ketemu juga rupa2nya Q801 dalam keada'an bocor okedeh sukses buat semua

TV goldstar standby

tv goldstar datang dalam keadaan mati total setelah ganti str s6707 tv mau keluar tegangan tapi gak mau hidup hanya stby,,tegangan terukur normal semua ganti se110 gak juga membuahkan hasil elco2pun bergantian tetap gak pengaruh saat di hidupkan paksa dengan menshort pin on/off ke grnd tv mau hidup tapi OSD gak ada dan raster semutpun halus
remot ataupun tombol tv gak pungsi,,waduh nampaknya ic progam GS8334XXX sudah gak beres kebetulan ada ic progam tipe tersebut dilaci walaupun seken masih zosss,
dan alhamdulilah setelah pergantian pemain tv mau nyala tapi sayang audio bisu dan ternyata FR804 sudah tidak bernyawa ganti lagi dengan pemain baru audio sudah sip siap menyaksikan pertandingan bola

Short CRT pin G2 dengan G1

Tanggal 27 januari 2009 kemarin aku dapet tv LG Flatron type 21FX4AG-TH dengan kerusakan tak ada gambar/raster tapi suara normal,segera aku bongkar itu tv untuk memastikan penyebab kerusakan sesungguhnya,setelah kubuka casing penutup belakangnya,tv langsung aku hidupkan untuk mengecek apakah heaternya menyala,ternyata heater menyala normal,kemudian aku putar potensio screen di bagian flyback ke posisi maksimum,namun tak ada reaksi yang berarti pada CRT.Hmmmmm.......apanya ya(gumamku)
                 Lalu kuambil multitester untuk memeriksa tegangan pada pin G2 soket CRT,ternyata pada pin G2 CRT tak ada tegangan sama sekali(normalnya ±80v).Aku pikir kemungkinan flybacknya yang rusak,buru-buru langsung aku ganti aja flybacknya yang bertype 6174V-6006V dengan yang baru,kemudian aku coba hidupkan tv sekali lagi,ternyata reaksinya sama saja,tidak ada perubahan sama sekali,lalu kucoba cek tegangan G2 pada soket CRT tanpa tersambung ke CRT,ternyata ada tegangan sebesar±80v,hmmmmm......
                Kok baru kali ini ngadepin kasus kayak gini ya,terus aku pasang lagi soket CRT ke CRT dan aku cek lagi tegangan G2nya ternyata short alias 0v.Yeeaahhhh.....!ternyata pin G2 short terhadap G1,tanpa pikir panjang aku gunakan metode yang biasa aku gunakan untuk menghilangkan short HV dengan focus,namun pada saat ini aku gunakan untuk menghilangkan short G2 dengan G1 yaitu dengan menahan ujung obeng di dekat pin G2 CRT kira-kira ±0,5cm jaraknya.
                Dimana obeng tadi sudah aku hubungkan dengan ground CRT,kemudian aku nyalakan tv,mak craaaaak ada loncatan listrik antara ujung obeng dengan pin G2(status soket CRT terlepas dari CRT),kemudian aku pasang kembali soket CRT ke CRT lalu aku hidupkan tv sekali lagi dan mak cliiiiing....tv normal kembali,iiiiiyeeessss....senangnya hatiku,
                Allhamdulillah ya Allah atas semua petunjukmu Amien!.Semoga bermanfaat bagi anda semua,sukses selalu.

Tv GOLDSTAR Mati Total

Di daerah aku tinggal,yaitu di desa Patihan Kecamatan Karangrejo Magetan,masih banyak tersebar dan awet Tv pabrikan Korea bermerk GOLDSTAR,jadi setiap ada panggilan service hampir bisa di pastikan dapetnya tv GOLDSTAR.Mungkin dulu penduduk Karangrejo emang udah nge-Fans and fanatic ama merk GOLDSTAR,di samping awet,gambar yang di hasilkan juga lumayan dan natural. Oke mari kita bedah selengkapnya.
               Tv GOLDSTAR yang kita bedah kali ini adalah type CA20D22 dan identik dengan type CA14A62,CF17A60,CA14D72,CA14D22,CA20A82,CA14B15,CA20A62,CA20D22,8 type yang terakhir saya sebutkan mungkin ada perbedaan pada bagian IC Program dan Flyback transformernya,tapi pada dasarnya sama pada sistem rangkaian dan komponennya.Kerusakan mati total pada tv GOLDSTAR biasanya di sebabkan karena tidak normalnya tegangan pada bagian regulatornya,sehingga memicu kerusakan pada STR penguat teganganya.
               Tanda utama pada kerusakan jenis ini adalah putusnya sekering F801 di ikuti putus/terbakarnya tahanan kapur R821 senilai 39ohm 10Watt,dan terakhir mengakibatkan IC802=STR6707 menjadi short,tapi awas hati-hati! Saat ingin mengganti STR6707 dengan yang baru,anda harus menghubung singkatkan terlebih dahulu Elco C817=220uf/400V,kalau tidak ingin rambut anda menjadi NJEGRAAAAAAAAXXXXXXX........................!!!!!!!!!!!!,karena tersengat listrik darinya.Setelah tegangan dari elco c817=220uf/400v netral barulah anda lanjutkan dengan melepas STRnya,cek juga atau bila perlu ganti dengan yang baru dan yang mutunya bagus elco C825=47uf/50V,C826=220uf/50V,dan C820=10uf/100V,dan tak lupa periksa juga ZD811=6.8V dan Q805=C3852A short atau tidak.Setelah mengganti dengan yang baru komponen mulai dari sekering,R kapur,elco,STR,kemudian memeriksa zener dan transistornya,apakah pekerjaan sudah selesai?
               Tunggu dulu Bung! Jangan buru-buru alias kesusu,sebelum kita tes tvnya,periksa dan cek terlebih dahulu bagian B+,Horizontal,dan penguat Vertikalnya.Untuk bagian B+ periksa C815=10uf/100V,C814=220uf/160V,C407=4,7uf/160V,C827=100uf/160V,cek apakah bocor,menggembung,ganti dengan yang baru bila perlu,kemudian cek bagian Horizontalnya,terutama Q402=D1555/D2499 short ataukah tidak,kemudian lihat C408=10uf/100V layak pakai atau tidak,dan tidak ketinggalan pula cek juga C418=10uf/250V untuk tegangan 180V layak pakai atau tidak,untuk bagian Vertikal Amp cek IC301=TA8445K short atau tidak.
               Sampai disini pekerjaan bisa di anggap selesai,dan tvpun siap untuk di tes,selamat mencoba dan sukses!!

Volume Suara Tak Terkontrol

Pada kebanyakan tv GOLDSTAR error pada volume kontrolnya adalah hal yang biasa,hampir rata-rata semua tv GOLDSTAR dengan type awal CA pasti mngalami error pada volume controlnya. Pada waktu tv di hidupkan,kalo kita tidak menekan tombol OK terlebih dahulu pada front panelnya,maka kita tidak bisa mengontrol volume baik untuk mengurangi atau menambah level suara lewat tombol di tv,kalau via remote control sih ndak ada masalah,tapi kalo sewaktu-waktu remote rusak atau hilang kan repot.
                Sedianya kita tuh mau mengurangi volume suara tv tapi yang terjadi malah suara tv menjadi sangat keras,karena tahu-tahu set volume pada posisi level full,kita pencet lagi untuk mengurangi volume eee........malah nggak ada suara sama sekali,karena lagi-lagi set volume pada posisi minimun atau 0 level,kalau volumenya irih alias pelan kan enak,tapi kalau volumenya gede kan yo mbrebeki tonggo to ya,untuk mengatasi hal tersebut cukup anda ganti dengan yang baru IC02=24C02/A,jangan lupa pasang pula soket IC biar gampang bila sewaktu-waktu ingin mengganti kembali.
                Anda pun kini bebas mengotrol volume dan mengakses menu dengan mudah via frot panel tv kamu,Oke Dulur Selamat Berkarya,Sukses buat anda!.l

Short pin ABL dengan GND

Hati-hati bila anda mendapat tv GOLDSTAR dengan kerusakan mati total/standby,ini saya alami ketika sedang mereparasi tv GOLDSTAR type CA20D22,milik Bpk.Budi,Purwodadi,kec.Barat Magetan. Setelah mendapat penjelasan cukup awal kerusakan dari yang punya tv,segera saja aku operasi itu tv,aku periksa di bagian regulator tegangannya semua baik-baik saja,lalu aku lanjutkan ke bagian B+,disini C815=10uf/100V,C814=220uf/160V,C407=4,7uf/160V dan C827=100uf/160V menggembung,lalu aku ganti semua dengan yang baru dan tentunya yang berkualitas,biar awet.
               Pemeriksaan aku lanjutkan ke bagian Horizontal,disini aku dapati Q402=D2499nya short dan C408=10uf/100v menggembung,lalu aku ganti semua dengan yang baru juga,kemudian aku cek resistansi antara GND dengan pin H.Out FBT 154-177B dengan multi tester digital dan menunjukkan resistansi yang terus meningkat yang berarti rangkaian B+ dan Horizontal sudah normal.Tanpa pikir panjang segera aku tes tv tersebut dan mak NYUUUUUUSSSSSSS.........keluk keluk kebul kebul keluar asap dari samping FBTnya,lho......lho......lho.....lho......la kok ngene dadine.....
               Kemudian aku cari komponen yang terbakar tadi dan ternyata R424=10Kohm terbakar,Resistor ini menghubungkan antara sirkuit ABL dan B+,lalu aku ganti dengan yang baru.Terbakarnya R424=10kohm tadi ternyata juga membuat Q402=D2499 mati lagi,ganti lagiiiiii.....!Setelah semua beres aku coba tes lagi MAK.....NYUUUUUSSSS..............!!!!!!!!keluk keluk kebul kebul,eeee....ladalahh....la kok isik podo ae ki piyeeeee.......aku cek lagi dan R424=10kohm dan Q402=D2499 mati lagi,ganti lagiiiii.....!kemudian pmeriksaan aku alihkan ke bagian ABL,dan ternyata C422=47n/250Vnya short,segera aku ganti dengan yang baru beserta dengan yang terbakar lagi tadi,kemudian aku coba tes lagi dan MAK.....NYUSSSSS.......!!!!!!!!Keluk keluk kebul kebul HAAAAAAA.......isih PANCEEEETTTT.......!
              Wiuuuh.....kucoba istirahat sambil berangan-angan apa ya sebenarnya BIANG dari semua ini,lalu aku lanjutkan dengan mengecek FBTnya yaitu pin GND dan pin ABL dan Ya ALLOH YA ROBBI.....ternyata short,segera aku ganti FBT,R424,C422,dan Q402=D2499 dengan yang baru semua,dan kucoba tes one more time,
               Bismillah...IIIYYEEEESSSSSSS....berhasil,tv langsung nyala dengan normalnya dan awet sampei sekarang,memang benar kata pepatah"Guru yang paling berharga adalah Pengalaman".Terima Kasih dan Salam Sukses buat anda semua.

Lagi!!!! Short pin G2 dan G1 CRT


                Beberapa hari yang lalu,saya dapat lagi TV LG Flatron type 21FB7RG,milik ibu Minem/bpk.Darmo kelurahan Mangge,Barat,Magetan.Dengan kerusakan suara tv normal tapi layar gelap tak ada gambar maupun raster sama sekali.
                Kasus ini pernah saya alami bulan januari kemarin,dan kini dapet lagi dengan kasus yang sama yaitu tv bekerja normal,suara juga normal,heater juga menyala,hanya gambar tidak ada,walaupun pengaturan SCREEN pada flyback sudah maksimum,layar masih tetap gelap gulita.
                Bila soket RGB CRT dalam keadaan terpasang ke CRT,tegangan pada pin G2 di soket CRT terukur 0 volt,tetapi bila soket RGB CRT dilepas dari CRT,tegangan pada pin G2 di soket CRT terukur 80 volt,penggantian FBT untuk kasus ini belum tentu menyelesaikan masalah,oleh karena itu saya tidak akan terkecoh lagi he he he.
                Pada kasus short G2 dengan G1 kali ini terbilang berat,karena meskipun metode yang biasa saya gunakan saya praktekan berulang-ulang,tetap tak ada reaksi apapun dari CRT.Akhirnya saya pakai metode yang biasa saya gunakan untuk mengatasi short CATODA dengan G1,yaitu memberi tegangan tinggi sesaat pada pin G2,dengan cara ambil seutas kabel yang di kedua ujungnya sudah di beri jepit buaya untuk memudahkan pengerjaan,kemudian tarik/lepaskan soket RGB CRT dari CRT dan jepitkan salah satu ujung kabel ke pin G2 dan ujung kabel yang satunya lagi ke ujung obeng minus,lalu selipkan ujung obeng tersebut ke dalam kop/tudung anoda flyback,kemudian hidupkan tv sekejap saja(kira-kira 1 sampai 2 detik saja).
               Sepintas ada suara CRRRRTTTT.....dari CRT,lalu pasang lagi soket RGB CRT ke CRT dan hidupkan tv untuk melihat reaksinya,dan YESSS....BERHASIL,tv pun sudah normal kembali,bagi anda yang pemula saya tidak menyarankan metode ini karena terlalu berbahaya bagi keselamatan anda,OKE SELAMAT BEKERJA.

Layar Berkedip Tv LG Turbo Champ


                   Wiuuuhh...akhirnya K.O juga tu TV LG hehehe...awalnya saya kira akan terjadi perang besar antara saya dengan tuh tv LG hehehehe ternyata....! Siang ini dapet panggilan servis Tv ke rumahnya P.Bambang,Patihan,Karangrejo,Magetan.
                   Tv LG Turbo Champ type RF-21CA21E,yang menggunakan IC single type TDA9381PS/N2/3/0472 -01CTMPH004A,kerusakan tv ini bila baru di hidupkan suara normal tapi gambar lambat munculnya,sementara gambar hanya blank hitam,padahal H/T juga sudah menyala,bila potensio screen di buka layar juga sudah memberikan respon dengan munculnya garis blanking,tetapi setelah beberapa menit gambar bisa muncul,hanya saja dalam kondisi berkedip dulu(bukan bergoyang lho hihihihihi...)setelah berkedip beberapa saat,barulah gambar mulai normal.
                  Ternyata kerusakannya pada rangkaian vertikalnya,tepatnya pada C304 senilai 100uf/35V,setelah penggantian komponen tersebut,baru tv bisa normal kembali hehehehe Alhamdulillah ternyata gak jadi perang besar,gak tahunya malah garapan KRIUK-KRIUK,
Oke sukses buat anda semua!

Cacat Raster TV LG Pearl Black Type 29FU3RL

              Siang tadi dapet panggilan service tv di rumahnya Bp.Memed/Ibu Evin,Ds.Banjarejo kec.Barat,Magetan.Adapun tv nya adalah LG pearl black type 29FU3RL dengan kerusakan gambar normal hanya saja ada garis-garis hitam di tengah-tengah layar,seperti nampak pada gambar di atas.Tv ini menggunakan aisy tunggal type TDA12011PQ/N1F00 dan aisy vertikal STv9326.
              Awalnya saya solderi ulang semua titik solder di semua bagian,tapi begitu di coba di nyalakan masih tetep nongol saja tu garis-garis hitam,semua tegangan di cek juga dalam keadaan normal semua.Akhirnya saya lakukan pengecekan secara visual,tapi tidak ada komponen yang hangus terbakar,sampai akhirnya ada tanda-tanda yang mencurigakan pada heatsink aisy vertikalnya,pada heatsink tersebut seperti ada bercak hitam,setelah saya periksa lebih lanjut,ternyata sumbernya dari elco C415=1000uf/35V yang njebrot body bagian sampingnya,hehehe.......
              Akhirnya ketemu juga biangnya,langsung aku ganti aja dengan yang baru trus tancep gas ke posisi pengetesan dan MAK BYARRRRR,gambar langsung MAK NYOSSS lagi hehehehe.....lagi-lagi ternyata garapan KRIUK_KRIUK wakakakaka.........SUKSES BUAT SEMUA.

TV LG Flatron 21FB7CG,Transistor horizontal nggak awet!

                 Kali ini dapet panggilan service lagi di desa Sempol kec.Maospati di rumahnya Mbak Mira,adapun tv nya adalah LG type Flatron 21FB7CG dengan no.chassis CW81A yang menggunakan aisy single LV76213 3C 54C8,STR w6654A,dan aisy vertikal LA78040 dengan kerusakan tv sebentar-sebentar mati total lagi,"hari ini di service besok lusa mati total lagi,di service lagi besok mati total lagi"begitu kata Mbak Mira,akhirnya Mbak Mira pun memanggil saya untuk menservice TV LG nya.
                 Dari gejala awal tampaknya di sebabkan karena tegangan B+ yang nggak normal,setelah tv saya buka dan lakukan pemeriksaan saya dapati TR horizontal dalam kondisi short,kemudian saya ganti dengan yang baru dengan TT2190,kemudian tv saya ON kan dan mau nyala dengan normal dan sambil mengamati panas dari TR horizontal tersebut dan ternyata normal-normal saja alias tidak terjadi kenaikan suhu yang begitu cepat.
                 Kemudian saya lakukan pengukuran tegangan di pin B+ FBT,alangkah terkejutnya saya karena di titik ini terukur tegangan senilai 149V!!!.....WOOOOW.....kok TR horizontalnya nggak langsung mati plethes ya???...kukur-kukur disik aaaaaahhhh.....!!! Buru-buru langsung saya OFF kan tv sebelum Tr horizontalnya jadi korban hehehehe.....kemudian saya lakukan pengecekan semua komponen di jalur B+ yang menuju optocouplernya,karena di area inilah jika terjadi masalah bisa menyebabkan tegangan B+ menjadi naik,walhasil di temukan R815=91K melar menjadi 149K dan R816=91K melar menjadi 102K.
                 Setelah penggantian kedua Resistor tersebut tv kembali saya ON kan dan saya ukur lagi nilai tegangan B+ nya dan terukur sekitar 110V saja,naaaaaah...begini kan baru aman untuk TR horizontalnya hehehehe.....!! Alhamdulillah Ya Alloh,akhir-akhir ini setiap dapet garapan yang rusak kok cuma resistor tok yo,wah bathiku soyo akeh iki wakakakaka.....uwiiiih...kemriuk tenan lo! Semoga garapan kemriuk juga tertular buat sampean-sampean SEMUA! Sukses Selalu!

TV LG RD-21FB70V Mati Standby


Kali ini kedatangan teman seprofesi yang membawa tv LG tapi cuma chassisnya saja,nomernya SC-023D dengan type RD-21FB70V dengan keluhan kerusakan mati standby saja.Chassis tv ini menggunakan aisy single type LG8046-32A atau 8823CPNG5JK3,aisy vertikal LA78040,dan STR F6654.
                 Langsung saja saya obrak-abrik di meja kerja,pertama saya pasang dulu yokenya,kebetulan ada stock yoke untuk tv model slim,langsung tancepkan kabelnya ke soket,m@k cleep!!!
Kemudian jauhkan tudung anoda dari mainboard,dan juga board RGBnya,kemudian tv saya coba ON kan,LED indikator menyala merah,kemudian saya pencet tombol CHANEL + nya di panel,tapi tak ada reaksi apapun,LED pun nggak berkedip sama sekali,kukur-kukur disik aaaaahhhh.... hehehehe.......
                 Kemudian saya lakukan pengukuran tegangan di pin POWERnya yaitu pin 64 dan terukur tegangan sebesar 2.5V,saya pencet tombol CHANEL + tetapi tegangan di titik tersebut tidak mau HIGH maupun LOW,di pin KEY pun tidak menunjukan reaksi apa-apa.
                 Lalu pemeriksaan beralih ke pin RESETnya di sini terukur tegangan senilai 4.5V and it's OK,beralih lagi pemeriksaan ke XTALnya,dan di dapati di kedua pinnya tegangan masing-masing senilai 2.5V dan 1.8V,and it's OK,beralih lagi ke pin SDA dan SCLnya,pada pin SDAnya terukur tegangan senilai 3.2V dan di pin SCLnya terukur tegangan senilai 0.9V,Naaaaaaahhhh........di sini rupanya ada kejanggalan,seharusnya kan tegangan di pin SDA dan SCL setidak-tidaknya tegangannya sama hehehehe......
                 Perburuan pun di mulai,yaitu mengejar maling tegangan di sepanjang jalur SCL,dan akhirnya pun si maling tegangannya adalah D23 dalam kondisi setengah short circuit hehehehe.....D23 pun akhirnya saya ganti dengan IN4148,setelah pergantian tersebut tv pun saya coba nyalakan dan m@k CRAAAAAK.......tv pun sudah bisa ON start lagi.
                 Alhamdulillah ya Alloh! akhirnya bisa terselesaikan juga masalahnya.
SUKSES buat sampean-sampean SEMUANYA!

Bagian pinggir-pinggir gambar bergerigi (dengan TA8690)

Problem ini sering dijumpai pada teve AKARI-INTEL dan Goldstar yang menggunakan chroma TA8690, dengan gejala-gejala :
  • Bagian-bagian pinggir dari gambar nampak bergerigi kecil-kecil dan goyang2
  • Kadang gambar robek-robek secara horisontal.
Awalnya kami kami cukup kesulitan menemukan penyebab problem ini. Analisa kami problem kemungkinan disebabkan pada komponen-komponen :
  • Keramik resonator horisontal osilator 500khz
  • Sirkit horisontal AFC
  • Sirkit sync separator input
Setelah melakukan pemeriksaan maupun penggantian part pada bagaian-bagian tersebut, bahkan juga mencoba mengganti TA8690, masalah tetap tidak terselesaikan
Solusi kami temukan dengan tidak sengaja ketika tangan kami menyenggol heat-sink transistor horisontal-out.......kok rasanya panasnya sedikit tidak normal. Transistor horisontal yang panas dapat disebabkan karena elko filter pada tranfo horisontal driver yang kering (elko C408). Kami periksa elko dengan ESR-meter.....ternyata benar juga. Setelah elko kami ganti......hasilnya problem gambar bergerigi langsung ikut hilang terselesaikan.
clip_image002
Inti yang ingin kami sampaikan dengan cerita diatas ialah bahwa menyelesaikan suatu problem yang sulit, kadang tidak disengaja ternyata dapat diselesaikan dengan cara menyelesaikan “gejala lain” yang timbul.
Contoh kasus lain misalnya : Problem gambar keder. Karena terpaku dngan masalah gambar, maka trobelshuting difokuskan pada sirkit gambar, dan sulit sekali menemukan penybabnya. Tetapi ketika docoba suaranya, ternyata suara ada problem juga. Dengan menyelesaikan problem pada bagian suara terlebih dahulu yang lebih mudah, ternyata problem gambar langsung ikut hilang pula.

LG slim-fit 29” raster “breathing” (kembang-kempis)

Hari ini dapat kasus yang termasuk baru pertama jumpa. LG slim-fit 29” dengan problem raster “Breathing” atau “kembang-kempis” yang cukup parah.
Jika background gambar menampilkan warna gelap seperti hitam atau biru, maka raster akan mengecil (secara vertikal maupun horisontal). Sebaliknya saat menampilkan gambar dengan background warna terang (putih) raster akan mengembang (blooming) sehingga tulisan “logo” stasiun pemancar hilang tidak nampak. Problem makin parah jika adjustment kontras ditambah besar.
 
  • Pertama kami berpikir mungkin tegangan B+ yang preblem. Dan kami cek ternyata tegangan B+ ok.
  • Mungkin problem pada bagian EW drive amplifier pikir kami. Kami cek tegangan-tegangannya nanpaknya juga ok.
  • Lama kami pandangi skema bagian horisontal-out maupun sirkit EW drive, sambil memikirkan kira-kira apa yang perlu diperiksa lagi.
  • Achirnya kami putus untuk mencoba-coba saja (goblok-goblokan istilah arek suroboyo). Ukur saja semua kapasitor-kapasitor pada bagian horisontal out maupun sirkit EW. Cabut satu demi satu untuk diperiksa nilai kapasitansinya.
  • Ketika tiba giliran melepas C407 (seperti gambar dibawah), ternyata kapasitornya saja yang lepas (lolos), tapi  kaki-kakinya tetap menempel tersolder pada main-board. Entah hal ini disebabkan karena kapasitor rusak atau karena menyoldernya kepanasan.
  • Setalah kapasitor dapat kami carikan penggantinya – pesawat langsung kami coba – dan hasilnya…………ternyata OK banget.
  • Beresssssss........dan puas rasanya.
  • Tapi dengan rasa panasaran. Mungkinkah  kapasitor C407 nilainya open? Biasanya kalau open akan menyebabkan transistor horisontal-out langsung jebol. Atau nilainya sedikit menurun?

clip_image002

Pengalaman dengan LG ultra slim transistor horisontal rusak terus

Dalam waktu yang hampir bersamaan kami terima LG ultra slim 21” dengan problem yang hampir sama.

  1. Seorang konsumen menjelaskan bahwa tevenya pernah dibawa ke sebuah bengkel, tetapi karena teknisi kesulitan maka isinya diganti dengan  mesin china. “Kami merasa sangat kecewa dengan hasil gambarnya”, cerita selanjutnya,  “mesin aslinya sudah pernah diganti flybak  dan transistor horisontalnya sudah menghabiskan beberapa buah,  tetapi tetap gagal service”. Dibawa dan ditunjukkannya pula  pcb asli, flyback yang pernah diganti, beberapa bekas transistor horisontal yang rusak dan remote kontrol asli. Singkat ceritera konsumen tersebut menginginkan agar bisa dibantu supaya pcb asli dapat digunakan lagi.
  2. Seorang teknisi lain punya kasus yang sama. Setiap kali transistor horisontal dipasang baru maka selalu langsung rusak. Diagnosa pertama jatuh pada flyback, tetapi ketika flyback sudah ganti hasilnya tetap sama. Diagnosa selanjutnya mengarah ke def yoke.  Ketika pergi ketoko spare parts untuk mencari def yoke dia sempat menceriterakan masalahnya kepada pemilik toko. Pemilik toko yang sudah sangat kenal baik dengan kami menyarankan agar membawa saja tevenya ke tempat kami, sipa tahu bukan def yokenya yang rusak karena kalau diamati def yoke yang dibawanya untuk contoh tersebut tidak ada yang nampak gosong atau terbakar.
Dari kedua kasus diatas setelah kami kerjakan ternyata penyebab adalah sama, yaitu kapasitor resonant yang lokasinya pada bagian kolektor transistor horisontal-out nilainya menurun drastis sehingga hampir nol (normal nilai 183pF/2000v).
Mungkin LG model-model ultra slim ini tidak memiliki x-ray protektor. Sebab kalau ada x-ray protektor biasanya akan aktip bekerja jika nilai kapasitor resonant berubah menurun sedikit saja.


Mengambil hikmah dari kasus diatas maka saran kami kepada setiap teknisi wajib :
  • Memiliki kapasitor-meter atau AVO-meter yang mempunyai fasilitas untuk pengukuran kapasitor.
  • Jangan lupa untuk setiap kali memeriksa nilai kapasitor resonant jika ada kasus transistor horisontal sering rusak.

LG chasis MC-59A (LA7691) sirkit protektor

  • Protek input adalah pin-25 (ABNORMA).
  • Normal tegangan pada pin ini adalah ‘high”
  • Jika protek aktip bekerja akan menyebabkan kontrol power berubah menjadi “off” atau stand-by.
  • Tetapi jika tombol Chanel-up ditekan, maka teve akan dapat menyala lagi, dan kemudian protek lagi.
Sirkit protek ada 3 macam, yaitu
1. OCP ((over current protector)
clip_image002                        clip_image004
  • OCP di”sampling” oleh resistor yang terdapat pada jalur B+ yang ke arah flyback (FR403)
  • Normal Q403 dalam kondisi “off” dan tegangan pada kolektor adalah nol.
  • Jika arus B+ over >>> arus yang melewati resistor sampling akan naiak >>> mengakibatkan tegangan pada resistor sampling  naik (sesuai rumus V=IxR) >>>  menyebabkan tegangan pada basis-emitor Q403 naik, sehingga transistor Q403 berubah menjadi “on”
  • Akibatnya kolektor Q403 yang semula tegangannya 0v akan berubah menjadi “high” dan memicu protektor aktip bekerja.
Pemicu terjadinya OCP antara lain adalah :
  • Transistor Hor out rusak
  • Flyback rusak
  • Def yoke rusak
Tetapai mungkin juga terjadi OCP aktip bekerja, padahal teve dalam kondisi normal. Teve kadang mati protek sendiri. Jika diamati – protek terjadi saat teve menampilkan gambat yang terang. Atau jika tegangan screen dikecilkan (gambar diredupkan) teve dapat menyela normal, tetapi begitu tegangan screen dinaikkan teve akan langsung mati protek. Problem disebabkan pada sirkit protektor sendiri. Resistor sampling FR403 mungkin nilainya molor atau pernah diganti dengan nilai yang lebih besar. Solusinya adalah mengecilkan nilai resistor “sampling” yang terdapat pada jalur B+
 
2. V.Neck protektor
clip_image006 clip_image008
  • V neck protektor disampling dari pulsa-pulsa Vertikal dari pin-3 IC301
  • Normal tegangan pada basis Q301 adalah “high” sehingga kolektor tegannya nol
  • Jika bagian vertikal tidak kerja, maka basis Q301 tegangannya akan nol, dan kolektor tegangannya akan berubah menjadi “high” serta memicu protek aktip bekerja
 
X-ray protektor
clip_image010
  • X-ray disampling dari tegangan Heater yang dihubungkan dengan D404
  • Normal tegangan pada basis Q405 adalah “low”, transistor kondisi “off” dan kolektor tegangannya nol
  • Jika tegangan flyback naik, maka akan menyebabkan tegangan heater juga naik, dan tegangan pada basis Q405 juga naik.
  • Hal ini meyebabkan transistor berubah menjadi “on” sehingga kolektor tegangannya berubah dari nol menjadi “high”. Dan memicu protektor aktip bekerja.
  • Pemicu X-ray protektor  biasanya  karena terjadi kerusakan pada kapasitor resonance yang terdapat pada kolektor transistor horisontal out yang nilainya berubah turun (mengecil), atau tegangan B+ over

LG dengan M37221 (MC3V221) mati protek

KASUS :
  • LG dengan M37221M8-221 atau MC3V221 hidup sebentar terus mati protek, dimana mikrokontrol kembali “off”
 
SOLUSI :
  • Pertama kali cukup sulit memperkirakan bagian yang rusak, karena dari sirkit yang kami pelototi tidak menemukan adanya sirkit protektor.
  • Setelah sekian lama coba-coba – ternyata penyebabnya ialah bahwa pin V. Sync input pada mikrokontrol tidak mendapat pulsa V Sync dari bagian vertikal-out karena ada jalur print yang putus.
 
Catatan :
  • Setahu kami selama ini adalah bahwa jika tidak ada pulsa-pulsa pada pin-Vsync ke mikrokontrol akan menyebabkan tampilan OSD tidak muncul atau dapat menyebabkan raster gelap.

AKARI-GOLDSTAR dengan TA8690-GS-8334-03A/PTC-80897-01 tidak ada suara.

PROBLEM : Tidak ada suara, walaupun volume (yang terlihat pada osd) dimaksimalkan (gambar bagus).
  • Diperiksa bagian penguat audio OK
  • Diperiksa tegangan kontrol volume pada pin-2 TA8690 tidak mau berubah naik-turun, jika volume dibesar-kecilkan
  • Jika fungsi Auto-search dicoba – maka tidak akan mau nyantol.
SOLUSI : Paling sering hal ini disebabkan karena kerusakan pada transistor Q06.
Kenapa hal ini bisa terjadi ? Apa fungsi transistor Q06?
IC mikrokontrol mendapat 2 macam sinyal yang berasal dari TA8690.
  • Tegangan AFT yang berasal dari pin-48 AFT out >>> lewat transistor Q504 ke ic mikrokontrol
  • Pulsa ID (indentification) yang merupakan pulsa frekwensi horisontal dari pin-21 >>> lewat transistor Q07 >>> Q06 ke ic mikrokontrol
Secara bersamaan kedua pulsa ini mempunyai fungsi agar ic mikrokontrol dapat mendeteksi siaran saat Auto-Search agar dapat “nyantol”. Kerusakan salah satu jalur sinyal akan menyebabkan Auto-search tidak mau nyantol.
Dalam kondisi normal pulsa ID juga berfungsi sebagai kontrol “muting suara”, dimana jika tidak ada siaran (tidak terima siaran) >>> tidak ada sinyal ID >>> suara akan di mute oleh mikrokontrol secara otomatis (kontrol volume di nolkan). hal ini bertujuan agar tidak terdengar suara ngosos yang mengganggu.
Oleh karena itu jika jalur sinyal pulsa ID dari TA8690 ke mikrokontrol ada yang putus – maka akan menyebabkan suara di mute oleh mikrokontrol, walaupun terima siaran.