Tampilkan postingan dengan label TV SANYO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TV SANYO. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 September 2013

Tips kerusakan Sanyo QXXAVB488-QXXAVB500

TIPS KERUSAKAN SANYO QXXAVB488/629 – QXXAVB500 (M37221M8)
Revisi 00 - Agustus 2010


Pertama kali mengerjakan model Sanyo dengan ic jungel/chroma/IF QXXAVB488 sulit sekali untuk mendapatkan skema atau data pin-out. Tetapi kami achirnya mendapat referensi menggunakan skema Sanyo dengan nomor part QXXAVB629 dimana menurut pengamatan kami pin-outnya hampir sama.


Berikut data pin-out QXXAVB629 :

Vcc IF 5v pin-8                Hvcc pin-22                V out pin-21
Vcc video 5v pin-26         H out pin-12               V ramp pin-25
Vcc video 9v pin             H AFT pin-15               V fb pin-24
                                      HFBP pin-27



IF in pin-6/7                      X-tal 4.43 pin-40               TV in pin-36
IF VCO pin-49/50               X-tal 3.58 pin-32                Ext in pin-34
IF PLL pin-51                     APC pin-35                        Sync in pin-39
IF out pin-52                     Killer pin-33
IF AGC pin-5
RF AGC out pin-4
AFT out pin-2



SIF in pin-3                              SDA/SCL pin-14/10
Ext audio in pin-47                   RGB out pin18/19/20
Audio out (direct) pin-48
Audio out pin-45

Service Mode

  • Tekan dan tahan tombol MENU pada TV
  • Tekan tombol "2" pada Remote
  • Tekan MENU pada TV atau Remote untuk keluar


White Balance adjustmen (remote)
  • Tombol "1" atau "4"  untuk adjust R cut-off
  • Tombol "2" atau "5"  untuk adjust G cut-off
  • Tombol "3" atau "6"  untuk adjust B cut-off
  • Tombol "7" atau "Recall" untuk adjust R drive
  • Tombol "8" ayai "0" untuk adjust B drive


Protektor (mikrokontrol QXXAVB686)
Pesawat akan mati protek jika bagian horisontal tidak kerja. Sirkit protektor disampling dari tegangan yang keluar dari flyback oleh pin-24 mikrokontrol.




Fine tuning
Untuk melakukan fine tuning harus melalui service-mode
  • Tekan dan tahan tombol MENU pada TV
  • Tekan tombol “4” pada Remote
  • Lakukan fine tuning dengan tombl VOL.
  • Tekan MENU pada TV atau remote untuk keluar


Mengganti ic memori
Jika ic memori diganti maka akan otomatis terisi data default dari ROM mikrokontrol. Pesawat mungkin akan bekerja tidak normal sebelum dilakukan re-adjustment.

Tips Sanyo chasis FC8A dengan QXXAAJ899 atau QXXAVD034M

MEMAHAMI KONFIGURASI BAGIAN POWER SUPLY
Sebelum melakukan repair model ini, maka lebih baik dipahami konfigurasi bagian power supply yang nampaknya sedikit rumit dan berbeda dengan teve pada umumnya.
Dari tranfo Switching Regulator dihasillkan tegangan2 :
  • 11v yang digunakan untuk macam2 suply setelah melalui regulator2.
  • 27v untuk suply Horisontal Drive dan ic Vertikal
  • 115v untuk suply tegangan B+
  • 12v untuk suply tegangan Audio amplifier
Lebih lengkapnya tegangan 11v digunakan untuk mensuply :
  • Tegangan Stand-by (langsung 11v)untuk bagian mikrokontrol (pin-51) melalui R659 dan R660
  • Regulator 5V-IF (Q205) antara lain untuk mensuply IF Vcc (pin-69), Tuner
  • Regulator 5V-DEF (Q206) antara lain untuk mensuply bagian Video, Chroma, vertikal deflection (pin-78) dan ic Vertical-out
  • Regulator 8V (Q203) antara lain untuk mensuply Horisontal start (pin-17), sirkit RGB (pin-48), 1chip Vdd (pin-11) ic 1201 TC4052 (pin-16), transistor IF pre-amp,
  • Regulator 5V-RC antara lain untuk suply tegangan pull-up, ic memori, Vdd (pin-23), transistor H-drive, remote sensor.
clip_image002
Catatan :
  • Tegangan-tegangan keluaran dari regulator seperti ditunjukkan gambar diatas pada saat stand-by masih nol. Ketika power-on tegangan-tegangan baru keluar.
 
LANGKAH-LANGKAH CEK JIKA BAGIAN HORISONTAL PSILATOR TIDAK KERJA
  • Pastikan dulu UOC mendapat tegangan stand-by 11v pada pin-51
  • Saat power-on (ditandai dengan lampu led indicator redup) Emitor Q203 harus keluar tegangan 8v sehingga horisontal start pin-17 mendapat supply 8v
  • Horisontal jika osilator sudah kerja ditandai dengan adanya tegangan sekitar 1v yang keluar dari pin-19 (H. out).
  • Selanjutnya sinyal horizontal diumpankan ke Q439 dan Q431. Pastikan bahwa kolektor Q439 dan Q431 mendapat syply seperti gambar dibawah.
  • Horisontal drive sudah bekerja dapat diketahui dengan mengukur sinyal ac pada sekunder tranfo horisontal-drive.
clip_image004
Catatan :
  • Tegangan 5v untuk Q439 dikontrol on-off oleh Q440
  • Tegangan 27v dari tranfo switching untuk horisontal driver dikontrol on-off menggunakan Q683 (lihat gambar dibawah)
clip_image006
 
 
SIRKIT PROTEK.
Protek akan aktip bekerja jika :
  • Bagian vertikal tidak kerja
  • Tegangan 11v dari switching regulator tidak keluar (disensor D604)
  • Tegangan 27v dari Q683 tidak keluar (disensor D605)
  • Tegangan heater drops atau putus (disensor D468)
 
SERVICE MODE
  • Tekan dan tahan “MENU” pada front panel kemudian tekan “1” pada remote
  • Untuk navigasi Cursor Up/Down gunakan “MUTE”-“TIMER”
  • Untuk adjust data gunakan  “Vol Up” dan “Vol down”
  • Tekan “MENU” pada remote atau matikan teve untuk exit (data otomatis akan disimpan)

Cara ganti EEPROM Sanyo

Cara ganti EEPROM Sanyo secara garis besar  ada 2 macam, dimana hal ini tergantung dari nomor modelnya.
 
Cara ke .1
  • Pasang eeprom kosongan yang masih baru
  • Hidupkan pesawat (pesawat tidak langsung nyala)
  • Tunggu beberapa saat - menunggu proses eeprom di-isi data secara otomatis
  • Setelah proses selesai, maka pesawat akan nyala sendiri
  • Buka service menu – kemudian adjust geometri dan white-balance
  • Exit – matikan pesawat
 
Cara ke.2
  • Pasang eeprom kosongan yang masih baru
  • Nyalakan teve (pesawat langsung nyala)
  • Tekan dan tahan tombol TV/AV pada front panel selama 2 detik
  • Akan muncul display “CLR” pada layar
  • Kemudian tekan tombol Ch Up pada remote
  • Akan muncul display “1” pada layar
  • Pengisian data (inisialisasi) eeprom telah selesai
  • Buka service menu – adjust geometri dan white balance
  • Exit – matikan pesawat

SERVICE MODE Sanyo

Kesulitan untuk masuk ke factory adjustment teve Sanyo. Dibawah ini adalah beberapa alternatip untuk dapat dicoba.

 
Cara 1 : (banyak digunakan pada teve flat)

  • Tekan dan tahan MENU pada front panel
  • Tekan “1” pada remote (atau ada pula yang angka “2”)
  • Tekan MENU pada remote untuk exit (data otomatis akan disimpan)
  • Untuk navigasi menggunakan Cursor Up/Down (atau MUTE-TIMER) dan Vol Up/down
 
Cara 2 :
  • Matikan main switch atau cabut colokan listrik
  • Tekan dan tahan Vol-down
  • Hidupkan pesawat
  • Untuk exit/simpan data tekan MENU
 
Cara 3 : (banyak digunakan pada flat)
  • Tekan dan tahan Vol-down pada front panel
  • Tekan tombol Teletext-hijau pada remote
  • Tombol angka untuk memilih sub-menu
  • Navigasi dengan Chanel dan Volume
  • Exit dengan tombol lain yang tidak digunakan
 
Cara : 4
  • Tekan MENU pada remote dan lepas
  • Dengan cepat ganti tekan tombol Vol-up pada front panel
  • Navigasi dengan tombol Chanel dan Volume
 
Cara 5 :
  • Tekan tombol MEMORI pada front panel kemudian lepas
  • Dengan cepat tekan tombol MENU pada remote (atau MEMORY)
  • Navigasi dengan SOUND-SET pada remote
 
Cara 6 :
  • Pada remote kontrol
  • Tekan tombol MENU
  • Kemudian lanjutkan tekan DISPLAY (3x)
  • Navigasi menggunakan Chanel dan Volume
  • Exit dengan DISPLAY
 
Cara : 8
  • Tekan dan tahan tombol FUNCTION pada remote
  • Kemudian tekan Ch-up pada front panel
  • Navigasi dengan Chanel dan Level
  • Exit cabut colokan listrik
 
Cara 9 :
  • Tekan dan tahan MENU pada front panel
  • Tekan Vol-up pada remote
  • Navigasi dengan TIMER-MUTE dan Vol Up/Down
  • Exit dengan MENU
 -----------------------------------------------------------------------------------------------

Cara ganti IC memori Sanyo :
  • Ganti dengan memori kosongan
  • Hidupkan teve
  • Tekan dan tahan tombol TV/AV pada front panel minimal selama sekitar 2 detik
  • Akan muncul tulisan "CLR"
  • Tekan tombol Ch-up pada front panel
  • Inisialisasi memori akan selesai hingga muncul tulisan angka "1"
Masuk ke service mode untuk adjustment data-data berikut :
  • RF AGC Item 01, RF AGC
  • Horizontal centre Item 02, H-PHA
  • Vertical size Item 04, V-SIZ
  • Vertical-S correction Item 05, V-SCO
  • Vertical linearity Item 06, V-LIN
  • Gray scale Item 14inch-17, 19inch-21

Sirkit protek Sanyo chasis AC5 dg QXXAVC305 dan LA76818

Protek input adalah pin-27 PF (Power Failure) QXXAVC305
image
Protek akan aktip bekerja disebabkan karena :
  • Heater protek. Disebabkan misalnya karena heater tidak nyala karena solderan retak, tegangan heater drops, flyback belum kerja, atau ganti flyback bukan ori (sirkit lihat gbr. dibawah)
  • Tidak ada tegangan keluaran 9v dari transistor regulator Q661.
  • Tidak ada tegangan keluaran 24v untuk bagian vertikal dari tranfo switching.
  • Tidak ada tegangan pada elko C467.
Secara total protek dapat dilumpuhkan dengan melepas R830 yang berhubungan dengan pin-27 (lihat gbr. diatas)


clip_image004
  • R475 disambung ke flyback (Heater)
  • Normal tegangan pada elko C469 harus lebih dari 9.1v sehingga diode zener D476 tembus dan pada R479 ada tegangan.
  • Jika tegangan pada elko kurang dari 9.1v, maka pada R479 tidak ada tegangan tembus, dan menyebabkan protek
  • Protek dapat dilumpuhkan dengan melepas D468AA
image

Mengatasi Protek Pada Tv Sanyo

Kemarin siang aku lagi menyervis tv ke Ds.Jonggrang Kec.Barat,Magetan,di rumahnya ibu Karsiah. Menurut ibu Karsiah tv Sanyo miliknya itu tidak bisa nyala,jadi hanya lampu led indikator saja yang menyala(posisi standby).setelah cukup jelas mendapatkan keluhan kerusakan dari yang punya tv,tv pun siap untuk di operasi(he he he he........kaya dokter aja nih). Oke guy's! it's showtime,pekerjaan pertama aku buka dulu cashing penutup belakang tv dengan melepas 5 buah sekrupnya terlebih dahulu.
               Setelah terbuka,lalu kutarik keluar mesin pcbnya keluar,kemudian ku cek tegangan B+ dulu(posisi dalam keadaan on),dengan multitester digital andalanku,aku cek tegangan B+ normal 115V,tegangan H.out abnormal 0 volt,hmmmm....(gumamku ada apa ini). Lalu kumatikan tv dan aku cek resistansi di masing2 pin kaki flybacknya,pada pin B+ normal tak ada resistan,pada pin ABL juga normal,pada pin AFC juga normal,pada pin H.out ,uupppsss....!menunjukkan resistan 0 ohm pada multitester digitalku,jadi antara pin GND dengan pin H.out flybacknya short,lalu kulepas saja flybacknya dan ku belikan yang baru,oh iiiyaa....type flybacknya L40B10602 dan type tvnya CG14SP1N,
               Untung saja toko elektroniknya deket,untuk daerah Barat dan sekitarnya ada dua toko elektronik yaitu Barokah Elektronik dan Chandra Elektronik,flybacknya aku beli di toko Barokah Elektronik seharga 45rb. Kembali ke pokok permasalahan,flyback baru kudapat dan langsung kupasang,lalu kuhidupkan tv.Bismillah hirohman nirrohim.... mak crrraakkkkk....(suara dari yoke defleksi,bila rangkaian horisontal normal).
              Allhamdulillah tv langsung menyala normal(senangnya hatiku),tiba-tiba mak peeettt....tv langsung terprotek(layar padam,lampu led menyala terang).waduuuuh....apanya lagi nih(gerutuku),kucoba hidupkan lagi tapi terprotek lagi dan terprotek lagi,dari sini bisa ditarik kesimpulan bahwa antara flyback yang asli dengan yang baru aku beli,ada perbedaan kapasitas kondensator internal FBT,sehingga mempengaruhi tegangan output yang di hasilkannya,akhirnya aku putuskan untuk meng"cut"pusat proteksi pda tv ini,yaitu pada R830 senilai 1Kohm,tv pun bisa menyala dengan normal.
              Allhamdulillah ya Allah atas semua petunjukmu Amien! Terima kasih pula buat Bpk.Zic dan Saudara Sarif di Solo Electronik,artikelnya "COOL"guy's!!

TV SANYO type CG14KX2 gambar dan OSD bergetar

Kemarin dapet panggilan dari temen bengkel juga yang kuwalahan menghadapi tv Sanyo type CG14KX2 chassis AC5A yang mengalami kerusakan gambar dan OSD yang bergetar,jadi ketika tv baru di ONkan mula-mula gambar nggak full di bagian bawahnya,tapi lambat laun akan full sendiri,sudah gitu kwalitas gambar pun nggak bersih dalam arti gambar di penuhi garis-garis bergelombang seperti gambar di atas dan di tambah lagi gambar dan OSDnya yang bergetar naik turun yang bikin mata saya jadi sepet nontonnya hehehehe.....
                    Pengecekan awal saya lakukan dulu pengukuran tegangan di output regulatornya,di B+ ada tegangan 130V,di vertikal juga ada tegangan 24V,di Audio juga ada 18V,di tegangan 12V juga ada tegangan 10V (naaaah....ini yang jadi tanda tanya nih,yang 2V kemana nih?),kemudian pengukuran tegangan beralih ke IC Kromanya,di pin 18=RGB Vcc yang seharusnya dapet jatah tegangan sebesar 9V,hanya mendapat jatah sebesar 7,3v saja itupun kadang naik sedikit sampai 8V nggak lebih.Sedangkan untuk tegangan 5V aman-aman saja.
                    Ya pantesan saja IC kromanya megap-megap kinerjanya,la wong jatah setrum 9V nya saja nggak genep kok hehehehe.........akhirnya perburuan pun di mulai dengan misi "Mencari penyebab Dropnya Tegangan 9V",seharian penuh ngobrak-abrik di semua jalur 9V nggak ketemu-temu juga,"waduuh....bandel juga ini tv" batinku ngono hehehe......



                    Tak di nyana tak di kira jebule penyebab dropnya tegangan 9V berada pada elko C644 = 1000uf/25V yang di gunakan untuk filter tegangan 12V yang ngedrop tinggal 10V di output regulatornya.Awalnya saya memang mengabaikan untuk mengecek elko tersebut,karena kondisi elko tersebut secara fisik memang masih bagus,mulus,dan ruapet pet pet pet.....nggak ada tanda-tanda meler sama sekali,di samping itu elko yang di gunakan juga elko dengan merk yang bonafit punya,tapi ya gitu deh...kali ini saya silau banget dengan penampilan elko tersebut,sampai-sampai mengabaikan untuk memeriksanya......yaaaah....bisa buat tambah-tambah pengalaman lah.

TV SANYO CG21EF2S led indikator kedip-kedip

 Beberapa waktu yang lalu dapet lagi garapan tv SANYO type CG21EF2S dengan chassis AC6A yang menggunakan IC single LA76931A DE,IC vertikal LA78040B,dan STR W6754 dengan keluhan awal katanya sih jika tv di ON kan led indikatornya berkedip-kedip,sepertinya sih memang kena protek hehehehe.....maklum tv lemparan dari temen,karena begitu saya garap kondisi tvnya dalam keadaan mati total,setelah penggantian STRnya barulah ada tanda-tanda kehidupan muncul hehehehe.......
                         Okelah kalau begitu kita lanjutkan ulasannya,setelah tanda-tanda kehidupan muncul karena proses resoldering alias solder ulang secara keseluruhan dan penggantian STR,tv pun saya coba ON kan untuk mengetahui reaksi berikutnya,m@k Byaaaaak.......gambar muncul sebentar dan m@k Pet....gambar mati lagi di sertai dengan led indikatornya yang berkedip-kedip.Bila mendapat kasus seperti ini yang pertama saya lakukan adalah melumpuhkan terlebih dahulu pusat proteknya,pada chassis tv ini pusat proteknya terletak pada pin 23 dari IC singlenya,karena rapatnya jarak pin-pin dari IC single ini dan banyaknya R jenis SMD di area pin 23 saya pun membuka jalur yang agak lapang areanya yaitu dengan membuka titik solder di J224.
                     

                         Setelah membuka titik pusat proteksinya,tv pun saya coba lagi ON kan,dan alhamdulillah tv pun nyala dengan normal.Naaaah.....kesempatan inilah yang saya pergunakan untuk mengukur tegangan di semua output regulatornya,dan akhirnya saya dapati tegangan B+ yang tidak seharusnya,sementara tegangan output lainnya dalam kondisi normal semua.Tegangan B+ pada tv ini seharusnya 130V namun yang terdeteksi mencapai 135V,hmmmm...ada selisih 5V,kemudian saya tutup kembali titik solder di J224 dan di lanjutkan dengan misi pencarian biang meningkatnya tegangan B+,dan di dapati R685 = 15K nilainya meninggi menjadi 20K(dalam gambar di tandai dengan tanda panah merah).
                     

                           Setelah penggantian R685 tersebut tegangan pun bisa stabil di sekitar 130V,kemudian tv pun saya tes sebentar sambil mengamati kalau-kalau ada reaksi tambahan hehehehehe......! Dan setelah di tes sebentar tidak muncul reaksi tambahan akhirnya tv saya tutup kembali dan di atur posisinya di atas meja dan siap untuk menonton acara tv kesayangan dan akhirnya nompo bayaran.
OKE rekan-rekan! SUKSES buat kalian SEMUA!

Tv SANYO Flat hilang suara.

  Sebetulnya ini adalah kasus lama yang baru saya posting dan mudah-mudahan ada manfaatnya untuk rekan-rekan semua. Kerusakan IC Audio LV1116 (kalo gak salah) sering terjadi pada TV sanyo flat, tentunya setelah pengecekan yang matang dan memastikan benar-benar IC tersebut telah rusak, karena pernah saya alami setelah solder ulang ICnya suara kembali normal. IC tersebut memang agak sulit didapat mungkin hanya ada pada Service Centre.

     Berikut ini adalah cara modif  Tv SANYO Flat kehilangan suara:



  • Cut Output IC suara LV1116 yang terhubung dengan input IC Power Audio kemudian hubungkan input IC Power Audio dengan kabel ke pin ATT (biasanya yang tidak terpakai) seperti pada gambar.
  • Masuk Mode Service dan rubah pilihan option sound (Sound st) menjadi 0 / MONO.
Ini skema LV1116
Klik untuk memperbesar gambar.
Selamat mencoba...

Proteksi TV Sanyo CP14KX2 Chassis AC5A

1. IC Micom LC863440V-5Y67 (SMD)




2. IC Micom QXXAVB864P (Pin 27 pin protek)



3. Protek Vertikal



4. Protek Heater / sensor tegangan video.

Tv Sanyo CG21EF2S tidak ada suara

Tulisan ini hanya untuk menyempurnakan postingan sebelumnya.
Setelah pemeriksaan disimpulkan bahwa kerusakan pada IC audio processor LV1116N karena sudah disolder ulang pun tidak membawa hasil dan bila mana anda tidak mendapatkan IC tersebut.
Akhirnya diputuskan untuk memodifikasi sedikit.

Caranya adalah sbb:

1. Angkat IC LV1116N (SMD)

2. Sambungkan/pasang Jumper JP3704 yang yg tersambung dgn ATT out dengan power audio dan JP3702 untuk audio in external / AV yang sebelumnya jumper ini tidak terpasang.


3. Masuk service mode cari menu SOUND-STE (Stereo) rubah nilainya menjadi 0 (mono)

Kerusakan protek Tv Sanyo 29 inch IC QXXAVC796-N / LA76933 DE_ 57Y6


     Bismillahirrohmanirrohiim....

     Saat di TKP, kerusakan tv ini adalah saat tekan power tv posisi standby lampu led menyala terang.
Tekan channel pada tv led redup dan ada suara flyback bekerja tapi kemudian led kembali terang yang artinya tv kembali standby.

Mulai mencari penyebabnya dengan melepas jalur proteknya tapi ini dilakukan setelah pengecekan tegangan keadaan normal.
Setelah proteknya dilepas terutama dioda jalur heater dan sensor teg 9v tv bisa menyala namun gambar agak redup/kurang kontras dan agak membesar.

Coba adjust hor amp/dc gambar bisa menyempit namun tidak maksimal.
Pegang heatsink TR EW out panas sekali dan ternyata flybacknya juga cepat panas.

Coba putar screen karena gambar agak redup dan tiba2 tv langsung mati dan led kedip2 disertai B+ mendut2 dan ternyata flybacknya rusak.

Memang gejala dari awal sudah kelihatan rusak flyback ditandai dgn gambar membesar dan kadang mendut2 / breating.

Perlu diwaspadai flyback type ini BSC26-2670S / 1LB4L40808000 memang mudah rusak apalagi membeli bukan yang asli tapi bisa juga kita memodifnya dgn FBT type lain.

Berikut adalah titik2 proteksinya:

1. Pin Protek pin 23 IC QXXAVC796-N / LA76933 DE_ 57Y6

2. Proteksi Vertikal.
3. Proteksi X-ray.
4. Proteksi /sensor tegangan 9v dan 24v.
  • Hasil modif dengan flyback lain.